Monday, 15 February 2016

aku dan nahkodaku




Angin berlalu melepaskan semua asa. dan mengembalikan segala sesuatu yang mungkin aku dapati.. lagi..
serta angin membawakan semua angan untuk mengirimkan ke alam semesta.

Harapanku..
tujuanku..
dan inginku untukmu hanya satu.
untuk bersama,
dan aku ingin kita tetap tertawa bersama-sama, tak peduli hingga nanti gigimu tinggal satu, atau ubanku yang tumbuh seribu.

Harapan ada karena kita, 
harapan ada karena sesuatu yang kita awali bersama, 
harapan ada ketika saling melengkapi dan harapan ada ketika kita mampu menghadapi dan menyelesaikan segala permasalahan bersama.
Saling memberi dan memahami.
Saling menyayangi dan memaafkan. 
Saling mengerti dan menghargai. 


Yang terkadang hubungan seperti ombak yang terkadang pasang dan surut, dan kita berlabuh di atasnya. 
Kau nahkoda dan aku kapalnya. 
Kita bisa menjelajahi di pelabuhan mana saja yang kita inginkan, padahal kita tahu untuk mencapai tujuan aka nada rintangan.
Dan..


Disana, ada pulau yang sangat indah, dimana tempat itulah seseorang bisa menenangkan diri untuk melepaskan semua beban pikiran. 
Dan itu sebagai tujuan kita meski dengan jarak tempuh yang sangat panjang dan lama. Kita hanya percaya, bahwa kita mampu melampaui segala rintangan yang menghadang.
Aku percaya bahwa kau nahkoda terhebat yang dapat mengemudikanku dengan cara yang hebat pula.
Dan kau pula percaya, bahwa kapalmu ini adalah kapal yang terkokoh yang pernah ada meski layarku sudah tak lagi indah, dan puing puing sudah tak lagi lengkap. 
Kitapun berlayar walaupun didepan telah ada badai yang sangat besar disertai angin kencang, serta ombak yang seolah ingin menghancurkanku, karena semua akan kembali kepada tekad dan tujuan kita.
Karena Tuhan hebat, 
Ia mempertemukan mu dengan ku, untuk saling percaya bahwa sekeras apapun cobaan kita saling menghadapi dan menyelesaikannya.


No comments:

Post a Comment

Teruntukmu, yang selalu menyayangi aku

Seperti  ada di dalam hutan yang begitu rimbun sehingga cahaya matahari pun tak mampu menembusnya. Hutan yang sangat lebat, dan hanya aku...