Wednesday, 20 May 2015

AKU MEMBANGGAIMU

Ini sungguh lucu, hanya saja aku tak tahu memulai dari mana..
Ada temanku, dia baik, dia unik, kadang kala aku tercengang ketika mendengar suara lentingan alat music darinya, begitu indah, bagaimana tidak.. seumur hidup tidak ada yang pernah memainkan alat music untukku.
Sebut saja dia Dana, diambil nama belakangnya. Mengenal Dana telah lama, bukan kemarin sore atau lusa. Dia teman kuliahku, aku tau gaya rambutnya seperti apa,aku tahu gaya bicaranya seperti apa, aku tahu cara dia berjalan seperti apa, aku tahu arti senyumnya seperti apa, aku tahu cara dia menatap setiap orang seperti apa, aku tahu betul. Dan itu lain, memang. Iya itu si Dana, orang yang cuek cuek manis.
Dana telah kuperkenalkan lewat mama, sedikit cerita mama tersenyum, mama mendengarkan ceritaku dengan baik, bagaimana tidak, anak perempuannya telah lama tidak mencurhati tentang hati, kini ia telah menemukan hati baru yang dapat menghiasi harinya.
Mungkin ini lah cinta, tapi tidak, aku tidak akan terlalu cepat, meski di dekatnya aku merasa aman walau jurang jurang telah berada di bawahku, didekatnya aku merasa hangat walau sang dingin sedang merayuku untuk membuatku kaku, didekatnya aku merasa hidup walau nyatanya aku harus melewati dari jiwa jiwa yang mati.
Tolong jadilah sekarangku, untukku di masa depanku, tapi tidak aku tidak memaksa, aku hanya berharap untuk itu.
Lihat disini, aku akan berdiri disini menunggu arah kakimu menujuku
Lihat disini jari jariku kosong, aku ingin kau mengisinya
Lihat disini, air mata masalalu masih tercetak, aku ingin kau menghapusnya.
Aku berdiri untukmu,
Raihlah tanganku, arahkan aku. Kau pemimpinku, kau sekarangku.
Kau hebat,didepan teman temanku, didepan orangtuaku, didepan Tuhanku, aku membanggaimu .






No comments:

Post a Comment

Teruntukmu, yang selalu menyayangi aku

Seperti  ada di dalam hutan yang begitu rimbun sehingga cahaya matahari pun tak mampu menembusnya. Hutan yang sangat lebat, dan hanya aku...