Hmmm, hembusan angin ini tiada duanya, angin tanpa permisi terus melewati, dengan keadaan senja yang memukau membuat semua tanpa terlewatpun hingga terbenam.
Selalu indah dan tetap selalu indah iyaa seperti itulah.
seperti halnya saat aku memandang mata itu, dengan pandangan
yang merasuk tiada ujung hingga waktu terasa berhenti untuk menyisakan detik
untukku. Dalam tatapan kosong bahkan masih ada satu titik yang tersisa entah
itu masih sama karena mata kita saling tertuju ataupun hal yang lainnya
tak tahu aku harus menyebut apa, dari segala hal, hanya
tatapan itu yang paling terindah. Yang memberikan sebuah arti dan semangat.
mungkin itu hanya ilusi, bersifat sementara. terkadang semuanya berubah dalam sekejap semudah membalikkan telapak tangan.
teruntuk engkau yang jauh, ku harap masih tetap yang terindah :)

No comments:
Post a Comment